Mengerjakan Skripsi atau Tugas Akhir tanpa Laptop [ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)]

Lagi asik ngerjain tugas, eh laptop malah ngelag dan not responding mulu?!

Coba browsing di google, eh ada-ada aja...

Sabar, sabar, sabar... Supaya nggak tegang-tegang amat gegara laptop ngelag...

Tenang dulu, kita baca lima poin penting berikut ini dulu yuk!

Pentingnya Laptop bagi Mahasiswa

Source: marisscience.com
Laptop tersendat-sendat semakin menjadi permasalahan yang lumrah dirasakan oleh setiap mahasiswa Abad 21 ini. Tak sedikit mahasiswa harus mengalami kendala saat proses pengerjaan tugas yang memerlukan Laptop. Sama halnya dengan mahasiswa semester akhir yang tidak dapat dipungkiri akan tingginya tingkat kebutuhan mereka dalam penggunaan laptop untuk menyelesaikan Skripsi atau Tugas Akhir.

Semester akhir atau semester tua masih menjadi fase yang penuh dengan perjuangan. Mengingat, pada semester akhir mahasiswa harus berjuang supaya dapat lulus tepat waktu. Dan skripsi atau tugas Akhirlah yang menjadi salah satu syarat penentu kelulusan mahasiswa. Ya, mahasiswa harus menguras pikiran dan tenaga serta mengorbankan waktu di depan layar laptop supaya Skripsi atau Tugas Akhir segera terselesaikan. Namun, apa jadinya kalau laptop yang tengah dipakai malah menjadi awal mula kendala atau masalah baru bermunculan? 

 

Laptop Ngelag, Tugas Terkendala

Source: ugm.ac.id
Bagi saya sendiri yang kebetulan sedang berjuang dalam penyusunan skripsi tentunya sangat setuju dengan permasalahan yang ada. Saya juga tengah merasakan bagaimana ketika terkendala mengerjakan skripsi karena laptop ngelag atau freeze. Padahal hasil revisian harus segera dibenahi dan kembali mengajukan hasil revisian ke dosen pembimbing. Memang benar, kalau setiap siklus skripsian di Abad 21 ini tidak dapat terpisahkan dengan berbagai macam kegunaan laptop.

Saya sudah berusaha mencari artikel di google tentang “tips-tips mengatasi laptop lemot atau hang”. Kebanyakan cara yang direkomendasikan menekankan pada solusi pembersihan ruang penyimpanan pada Laptop yang penuh dengan spam file (file sampah). Hal tersebut cukup membantu ketika dilakukan, namun tidak sepenuhnya selalu sesuai dengan permasalahan laptop yang lambat. Karena software yang tidak sesuai specs laptop juga punya pengaruh besar jika dipaksakan diinstal dan dijalankan pada laptop itu sendiri. Akibatnya, laptop yang not responding sering terjadi pada selang waktu yang sebentar. Ya, sebentar-sebentar kusor tidak dapat digerakan dan suhu laptop juga mengalami peningkatan.

 

Jauh Sebelum Laptop Ada

Source: pixabay.com

Di tengah berbagai problematika yang timbul saat proses pengerjaan skripsi, mahasiswa seharusnya patut bersyukur karena dapat merasakan manfaat dari kecanggihan teknologi seperti laptop. Zaman dahulu sebelum laptop ada, mahasiswa masih menggunakan mesik tik yang sangat jauh berbeda dengan laptop era sekarang ini. Hal tersebut semakin dipertegas oleh Guru Bahasa Indonesia yang saya temui waktu PPL/PLP/praktik mengajar di sekolah. Beliau menegaskan bahwa zaman sekarang semua dibuat serba praktis atau ringkas. Dengan pengalaman beliau yang pernah merasakan seperti apa rasanya mengerjakan skripsi menggunakan mesin tik, beliau berpesan bahwa “mahasiswa harus bersyukur dan sabar”.

Mesin tik zaman dulu sangat berguna tetapi adapun banyak kelemahan yang dimiliki dan semakin sulit untuk memenuhi tuntutan dari zaman ke zaman. Tetapi, sekarang kelemahan-kelemahan tersebut semakin dipenuhi oleh keunggulan-keunggulan laptop modern yang terus bermunculan. Performa laptop yang baik tentunya menjadi pertimbangan utama bagi penggunanya supaya pekerjaan menjadi mudah dan lancar. Terlebih pada masa pandemi Covid-19 yang membuat kita terkhusus mahasiswa harus lebih banyak menghabiskan waktu di depan laptop. Sehingga, bermunculan juga berbagai dampak akibat hal tersebut. Salah satunya seperti gangguan pada mata dan kepala yang sakit karena terlalu lama terpancar sinar layar atau radiasi laptop.

 

Masa Pandemi, Gen Z semakin Cakap Digital

   Source: lifestyle.kompas.com

Dalam perubahan zaman, setiap individu terkusus Gen Z semakin dituntut untuk cakap digital. Kita harus terus mengembangkan potensi diri baik hardskills maupun softskills. Gen Z juga perlu belajar bagaimana memanfaat teknologi digital dengan kreatif, inovatif dan cerdas. Kita dituntut untuk terus berkarya secara lisan maupun tulisan seperti menyelesaikan penyusunan skripsi tadi. Maka dari itu, kita tidak dapat hanya terpaku tanpa mengkritisi dan menggali apa saja dampak-dampak yang timbul akibat perubahan zaman.

Melalui laptop kita tidak hanya dapat belajar apa saja manfaat yang dapat kita rasakan, namun juga dapat mencari solusi dari permasalahan yang ada dengan bijak dan kritis. Seperti, literasi digital di kalangan mahasiswa yang rasanya tak lagi menjadi hal yang asing untuk diterapkan sebagai modal untuk menjadi mahasiswa yang cakap digital.

 

Laptop Canggih, Mahasiswa Tak Kalah Canggih

Source: channel.asus.com

Berbagai kendala yang dihadapi oleh mahasiswa secara tidak langsung menumbuhkan semangat baru untuk mengatasi masalah atau mencari problem solving. Sama halnya dengan ASUS yang hadir dan menawarkan laptop dengan performa yang baik dan tentunya juga menjawab kebutuhan kita di masa work  from everywhere ini. ASUS resmi memperkenalkan Zenbook 14X OLED (UX5400) kepada masyarakat dan sesuai dengan tugas utamanya, yaitu membuat penggunanya nyaman serta lebih produktif dalam beraktivitas sehari-hari. 

Sangat menjawab permasalahan yang ada di kalangan mahasiswa bukan? 

Dilansir dari situs resmi ASUS Indoneisa, Laptop Zenbook 14X OLED (UX5400) memang menawarkan fitur-fitur yang membuat penggunannya lebih produktif. Seperti fitur Quick Key, dua port USB Type-C Thunderbolt 4, serta WiFi 6 yang menawarkan kecepatan kinerja laptop. Namun, masih ada keunggulan-keunggulan lain yang dapat dijadikan mahasiswa sebagai pertimbangan untuk memilih laptop ini. Mahasiswa semester akhir bisa lebih produktif dan lancar mengerjakan skripsi atau tugas akhir dengan Zenbook 14X OLED (UX5400) tanpa takut laptop ngelag atau lemot lagi. Berikut ini merupakan detail spesifikasi laptop Zenbook 14X OLED (UX5400):

Desain Ringkas dan RinganLaptop ini telah mengantongi sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar US Military Grade (MIL-STD 810H). Dengan bodi yang ringkas dan ringan, ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) telah berhasil melewati tes jatuh, tes getaran, hingga tes operasional pada lingkungan ekstrem. Secara detail, ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) memiliki:

  • Ketebalan 16,9mm & Bobot 14,9kg
  • Layar 12-inci
  • Teknologi NanoEdge Display: bezel layar 3mm
  • Screen-to-body ratio hingga 92%
  • Makanisme 180 ̊  Ergo lift Hinge

ASUS OLED Teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas pengguna Zenbook 14X OLED (UX5400) dengan kualitas visual yang lebih baik dan lebih aman untuk kesehatan mata penggunanya. Terbukti dengan sertifikasi yang dikantongi, seperti sertifikasi oleh TÜV Rheinland, oleh VESA dan PANTONE Validated Display. Secara detail, berikut ini spesifikasinya:

  • Low blue-light dan  Anti-flicker
  • Fitur HDR: colour gamut 100% pada color space DCI-P3.
  • Rasio layar 16:10 resolusi 2.8K (2880×1800)
  • Fitur touchscreen

ScreenPad™ 2.0 Fitur ini menjadi ciri khas unik bagi Zenbook 14X OLED (UX5400). Fitur ini memungkinkan penggunanya lebih produktif dengan multitasking. Hal tersebut dibenarkan dengan fitur-fiturnya berikut ini:

  • Fitur Quick Key
  • Fitur antarmuka tambahan
  • Fitur App Switch

Konektivitas Lengkap Dengan konektivitas lengkap, pengguna Zenbook 14X OLED (UX5400) dapat terhubung ke jaringan komputer atau internet dengan mudah tanpa harus bergantung pada dougle. Berikut ini, detail spesifikasinya:

  • Konektivitas dengan kabel: port untuk HDMI 2.0, USB 3.2 Gen2 Type-A, hingga MicroSD dan 3.5mm combo audio jack.
  • Dua port USB Type-C Thunderbolt 4; dengan kecepatan transfer data hingga 40Gbps dan dapat menghubungkan monitor tambahan resolusi hingga 8K.
  • Mendukung Fitur USB Power Delivery: dapat mengisi daya baterai melalui adapter charger/power bank.
  • WiFi 6

Hardware Modern - Zenbook 14X OLED (UX5400) memiliki kemampuan pemrosesan grafis ekstra, sehingga penggunanya menjadi powerful dan multitasking. Berikut ini detail spesifikasinya:

  • 11th Gen Intel® Core processors
  • Chip Intel® Iris Xᵉ Graphics
  • NVIDIA® GeForce® MX450
  • Memori kapasitas 16GB
  • Penyimpanan Pcle SSD kapasistas hingga 1TB
  • Fitur ASUS Intelligent Performance Technology (AIPT): Performance Mode (hingga 40W), Balance Mode, dan Whisper Mode.
  • Baterai 63Whr
  • Fitur Fast Charging 50% dalam 30 menit.
Source: ASUS
Bagaimana guys? Sekarang sudah nggak tegang banget kayak tadi kan...
Nah, bisa banget dijadikan referensi untuk yang lagi cari-cari laptop nih...
Saya pun juga jadi semakin semangat mengerjakan skripsi, apalagi sambil ikutan:
ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) Writing Competition 2022 !!!

Komentar