Lagi asik ngerjain tugas, eh laptop malah ngelag dan not responding mulu?!
Coba browsing di google, eh ada-ada aja...
Sabar, sabar, sabar... Supaya nggak tegang-tegang amat gegara laptop ngelag...
Tenang dulu, kita baca lima poin penting berikut ini dulu yuk!
Pentingnya Laptop bagi Mahasiswa
| Source: marisscience.com |
Semester
akhir atau semester tua masih menjadi fase yang penuh dengan perjuangan.
Mengingat, pada semester akhir mahasiswa harus berjuang supaya dapat lulus
tepat waktu. Dan skripsi atau tugas Akhirlah yang menjadi salah satu syarat penentu
kelulusan mahasiswa. Ya, mahasiswa harus menguras pikiran dan tenaga serta
mengorbankan waktu di depan layar laptop supaya Skripsi atau Tugas Akhir segera
terselesaikan. Namun, apa jadinya kalau laptop yang tengah dipakai malah menjadi
awal mula kendala atau masalah baru bermunculan?
Laptop Ngelag, Tugas Terkendala
Bagi
saya sendiri yang kebetulan sedang berjuang dalam penyusunan skripsi tentunya
sangat setuju dengan permasalahan yang ada. Saya juga tengah merasakan
bagaimana ketika terkendala mengerjakan skripsi karena laptop ngelag atau freeze. Padahal hasil revisian harus
segera dibenahi dan kembali mengajukan hasil revisian ke dosen pembimbing. Memang
benar, kalau setiap siklus skripsian di Abad 21 ini tidak dapat terpisahkan
dengan berbagai macam kegunaan laptop.
Saya
sudah berusaha mencari artikel di google
tentang “tips-tips mengatasi laptop lemot atau hang”. Kebanyakan cara yang
direkomendasikan menekankan pada solusi pembersihan ruang penyimpanan pada
Laptop yang penuh dengan spam file (file sampah). Hal tersebut cukup membantu
ketika dilakukan, namun tidak sepenuhnya selalu sesuai dengan permasalahan
laptop yang lambat. Karena software yang
tidak sesuai specs laptop juga punya
pengaruh besar jika dipaksakan diinstal dan dijalankan pada laptop itu sendiri.
Akibatnya, laptop yang not responding sering
terjadi pada selang waktu yang sebentar. Ya, sebentar-sebentar kusor tidak
dapat digerakan dan suhu laptop juga mengalami peningkatan.
Jauh Sebelum Laptop Ada
Di tengah berbagai problematika yang timbul saat proses pengerjaan skripsi, mahasiswa seharusnya patut bersyukur karena dapat merasakan manfaat dari kecanggihan teknologi seperti laptop. Zaman dahulu sebelum laptop ada, mahasiswa masih menggunakan mesik tik yang sangat jauh berbeda dengan laptop era sekarang ini. Hal tersebut semakin dipertegas oleh Guru Bahasa Indonesia yang saya temui waktu PPL/PLP/praktik mengajar di sekolah. Beliau menegaskan bahwa zaman sekarang semua dibuat serba praktis atau ringkas. Dengan pengalaman beliau yang pernah merasakan seperti apa rasanya mengerjakan skripsi menggunakan mesin tik, beliau berpesan bahwa “mahasiswa harus bersyukur dan sabar”.
Mesin tik zaman dulu
sangat berguna tetapi adapun banyak kelemahan yang dimiliki dan semakin sulit
untuk memenuhi tuntutan dari zaman ke zaman. Tetapi, sekarang kelemahan-kelemahan
tersebut semakin dipenuhi oleh keunggulan-keunggulan laptop modern yang terus bermunculan. Performa
laptop yang baik tentunya menjadi pertimbangan utama bagi penggunanya supaya
pekerjaan menjadi mudah dan lancar. Terlebih pada masa pandemi Covid-19 yang
membuat kita terkhusus mahasiswa harus lebih banyak menghabiskan waktu di depan
laptop. Sehingga, bermunculan juga berbagai dampak akibat hal tersebut. Salah
satunya seperti gangguan pada mata dan kepala yang sakit karena terlalu lama
terpancar sinar layar atau radiasi laptop.
Masa Pandemi, Gen Z semakin Cakap Digital
| Source: lifestyle.kompas.com |
Dalam perubahan zaman,
setiap individu terkusus Gen Z
semakin dituntut untuk cakap digital. Kita harus terus mengembangkan potensi
diri baik hardskills maupun softskills. Gen Z juga perlu belajar
bagaimana memanfaat teknologi digital dengan kreatif, inovatif dan cerdas. Kita
dituntut untuk terus berkarya secara lisan maupun tulisan seperti menyelesaikan
penyusunan skripsi tadi. Maka dari itu, kita tidak dapat hanya terpaku tanpa
mengkritisi dan menggali apa saja dampak-dampak yang timbul akibat perubahan
zaman.
Melalui laptop kita tidak
hanya dapat belajar apa saja manfaat yang dapat kita rasakan, namun juga dapat
mencari solusi dari permasalahan yang ada dengan bijak dan kritis. Seperti,
literasi digital di kalangan mahasiswa yang rasanya tak lagi menjadi hal yang
asing untuk diterapkan sebagai modal untuk menjadi mahasiswa yang cakap
digital.
Laptop Canggih, Mahasiswa Tak Kalah Canggih
Berbagai kendala yang dihadapi oleh mahasiswa secara tidak langsung menumbuhkan semangat baru untuk mengatasi masalah atau mencari problem solving. Sama halnya dengan ASUS yang hadir dan menawarkan laptop dengan performa yang baik dan tentunya juga menjawab kebutuhan kita di masa work from everywhere ini. ASUS resmi memperkenalkan Zenbook 14X OLED (UX5400) kepada masyarakat dan sesuai dengan tugas utamanya, yaitu membuat penggunanya nyaman serta lebih produktif dalam beraktivitas sehari-hari.
Sangat menjawab permasalahan yang ada di kalangan mahasiswa bukan?
Dilansir dari situs resmi ASUS Indoneisa, Laptop Zenbook 14X OLED (UX5400) memang menawarkan fitur-fitur yang membuat penggunannya lebih produktif. Seperti fitur Quick Key, dua port USB Type-C Thunderbolt™ 4, serta WiFi 6 yang menawarkan kecepatan kinerja laptop. Namun, masih ada keunggulan-keunggulan lain yang dapat dijadikan mahasiswa sebagai pertimbangan untuk memilih laptop ini. Mahasiswa semester akhir bisa lebih produktif dan lancar mengerjakan skripsi atau tugas akhir dengan Zenbook 14X OLED (UX5400) tanpa takut laptop ngelag atau lemot lagi. Berikut ini merupakan detail spesifikasi laptop Zenbook 14X OLED (UX5400):
Desain Ringkas dan
Ringan
– Laptop ini telah
mengantongi sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar US Military Grade
(MIL-STD 810H). Dengan bodi yang ringkas dan ringan, ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400)
telah berhasil melewati tes jatuh, tes getaran, hingga tes operasional pada
lingkungan ekstrem. Secara detail, ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) memiliki:
- Ketebalan 16,9mm & Bobot 14,9kg
- Layar 12-inci
- Teknologi NanoEdge Display: bezel layar 3mm
- Screen-to-body ratio hingga
92%
- Makanisme 180 ̊ Ergo lift Hinge
ASUS OLED – Teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas
pengguna Zenbook 14X OLED (UX5400) dengan kualitas visual yang lebih baik dan
lebih aman untuk kesehatan mata penggunanya. Terbukti dengan sertifikasi yang
dikantongi, seperti sertifikasi oleh TÜV Rheinland, oleh VESA dan PANTONE
Validated Display. Secara detail, berikut ini spesifikasinya:
- Low blue-light dan Anti-flicker
- Fitur HDR: colour gamut 100% pada color space DCI-P3.
- Rasio layar 16:10 resolusi 2.8K (2880×1800)
- Fitur touchscreen
ScreenPad™ 2.0 – Fitur ini menjadi ciri khas unik bagi Zenbook 14X OLED
(UX5400). Fitur ini memungkinkan penggunanya lebih produktif dengan multitasking. Hal tersebut dibenarkan
dengan fitur-fiturnya berikut ini:
- Fitur Quick Key
- Fitur antarmuka tambahan
- Fitur App Switch
Konektivitas Lengkap – Dengan konektivitas lengkap, pengguna Zenbook 14X OLED (UX5400) dapat terhubung ke jaringan komputer atau internet dengan mudah tanpa harus bergantung pada dougle. Berikut ini, detail spesifikasinya:
- Konektivitas dengan kabel: port untuk HDMI 2.0, USB 3.2 Gen2 Type-A, hingga MicroSD dan 3.5mm combo audio jack.
- Dua port USB Type-C Thunderbolt™ 4; dengan kecepatan transfer data hingga 40Gbps dan dapat menghubungkan monitor tambahan resolusi hingga 8K.
- Mendukung
Fitur USB Power Delivery: dapat
mengisi daya baterai melalui adapter
charger/power bank.
- WiFi 6
Hardware Modern - Zenbook 14X OLED (UX5400) memiliki kemampuan
pemrosesan grafis ekstra, sehingga penggunanya menjadi powerful dan multitasking. Berikut ini detail
spesifikasinya:
- 11th Gen Intel® Core™ processors
- Chip Intel® Iris Xᵉ Graphics
- NVIDIA® GeForce® MX450
- Memori kapasitas 16GB
- Penyimpanan Pcle SSD kapasistas hingga 1TB
- Fitur ASUS Intelligent Performance Technology (AIPT): Performance Mode (hingga 40W), Balance Mode, dan Whisper Mode.
- Baterai 63Whr
- Fitur Fast Charging 50% dalam 30 menit.
| Source: ASUS |
Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS Zenbook 14X OLED (UX5400) Writing Competition bersama bairuindra.com

Komentar
Posting Komentar